Life Issues and International Relations

Hayo ngaku, siapa diantara kalian yang suka cari muka? Cari muka adalah sebuah tindakan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan pujian orang lain atau mendapatkan hal-hal yang diinginkan dari orang yang dituju. Para pencari muka, sering kita temui dimana-mana. Mulai dari rumah, sekolah, tempat kerja, tempat bermain, bahkan di lingkungan rt/rw pun para pencari muka itu ada. Jangankan di tempat ramai, di tempat sepi pun ternyata ada orang yang suka cari muka.

Ada beberapa ciri-ciri pencari muka yang harus kamu tahu. Secara umum, cirinya sebagai berikut:

  • Suka memuji orang lain secara berlebihan
  • Suka pamer dan membanggakan diri
  • Suka menyepelekan orang lain dan merasa paling hebat
  • Pandai berkata-kata manis
  • Pandai bersandiwara dan memainkan ekspresi
  • Mau melakukan apa saja demi tercapainya tujuan
  • Punya kemampuan berkomunikasi yang bagus
  • Sangat berambisi

 

Orang yang suka cari muka, sering disebut juga sebagai orang yang bermuka dua. Karena sejatinya, mereka melakukan A di depan padahal di belakang melakukan B. Di dalam agamaku, Islam, sifat ini sebenarnya dilarang.

“Kalian pasti akan bertemu dengan orang-orang yang paling Allah benci, yaitu mereka yang bermuka dua. Di satu kesempatan, mereka memperlihatkan satu sisi muka, namun di kala yang lain, mereka memperlihatkan muka yang lain pula”. (HR. Bukhari-Muslim)

Orang yang suka cari muka,  sering juga disebut penjilat. Penjilat adalah kata paling umum yang sering kali kita dengar dan ucapkan buat ngata-ngatain orang lain. Lagi, dalam agamaku, tindakan menjilat itu dilarang.

“Menjilat bukanlah termasuk karakteristik moral seorang mukmin”. (Kanzul Ummat, Hadits 29364)

 

Lalu apa maksudnya Cari Muka Sama Tuhan?

 

Baik. Coba ingat-ingat perilaku saudara kalian di rumah. Kalau misalnya hari libur nih, terus disuruh bersih-bersih rumah. Pasti nanti ada yang bilang, “mah, aku tadi udah nyapu loh, ngepel, nyuci baju, jemur pakaian, kasih makan kucing, beresin kamar, nyapu halaman, cuci kendaraan…lihat kakak, dia Cuma nyetrika baju doang”. Alhasil, nanti si kakak akan dimarahi dan tokoh ‘aku’ akan mendapat pujian dari Mama, syukur-syukur dikasih reward.

Terus. Coba perhatiin temen-temen kelas kalian. Siapa diantara mereka yang kalo nanya sesuatu ke guru mulutnya manis banget, pas di belakang malah ikutan gunjingin guru tersebut? kejadian kayak gini sangat lumrah terjadi. Karena pada dasarnya, murid mau mendapatkan nilai yang bagus, sehingga sifat penjilat hampir dimiliki oleh semua murid. Tapi kadang ada yang sampe lebay gitu, kayak ngasih oleh-oleh ke guru dari luar negeri, berkunjung ke rumah guru sambil bawa orang tua dan segudang buah tangan dengan alasan silaturahmi, tiap abis kelas bantuin guru bawa buku PR ke mejanya bahkan dalam keadaan bukunya sedikit dan sang gurupun ga memerlukan bantuan.


Dan masih banyak lagi contohnya, yang ga perlu aku jabarin tapi pasti kalian semua pernah nemuin.

 

Kali ini aku mau ngasih tahu tentang ‘cari muka dulu sama Tuhan’ terlepas dari siapapun Tuhan yang kalian percayai. Disini, aku percaya Tuhanku adalah Allah SWT. Maka aku akan menerapkan cara untuk mencari muka sama Allah. Buat yang agama lain, mungkin bisa menyesuaikan. 

Sesungguhnya wahai orang-orang yang beriman, aku ga tahu apakah tindakan ini legal/ilegal di dalam islam. Buat yang tahu mungkin bisa berkomentar.

Sebelumnya aku ga pernah mikir buat cari muka sama Tuhan. Karena setahu aku, yang namanya beribadah sama Tuhan ini ada yang wajib dan memang harus dikerjakan, ada juga yang sunnah untuk nambah-nambah pahala. Buat yang belum tahu apa guna pahala? Gunanya buat masuk surga. Buat yang belum tahu apa itu surga? Surga itu tempat perisitirahatan terakhir bagi manusia-manusia yang berpahala banyak. Ini info buat yang gatau, kalau udah tahu ga usah dijulid ya kak! Terus cara dapat pahala gimana? Ya cari muka dulu sama Tuhan!

 

Tahu ga sih, kalau manusia itu lebih gampang melakukan dosa daripada mengerjakan sesuatu yang menghasilkan pahala? Tau kan ya, karena kita sesama manusia. Terkadang godaan syaiton jauh lebih menarik. Tapi lama-kelamaan aku jadi sadar gitu loh buat ga terus-terus jadi pengikut setan walaupun lagi berada di lingkungan yang temen-temennya muja setan gitu. Bukan sekte ya, tapi dalam artian senang mengikuti perintah setan. Bukannya aku sok suci dan ngerasa gaada dosa loh ya, dosa aku juga banyak kok, tapi makin lama, makin nyadar diri aja sis, gan.

Sebagian orang mungkin pernah merasa dirinya, ‘terlalu alim di antara manusia yang bangsat, tapi terlalu bangsat di antara manusia yang alim’. Kalau kalian merasa diri kalian kayak gini, fix, ini udah waktunya cari muka Tuhan. Caranya?

1. Pokoknya shalat lima waktu ga boleh tinggal. Kalau temen-temen bangsat kalian mager buat shalat, ini waktunya cari muka paling bagus sama Tuhan. Bilang ke Tuhan, “Ya Allah, hari ini aku tetap melaksanakan Shalat meskipun teman-temanku tidak”.

2. Dzikir vs Nyanyi. Ketika kalian denger temen-temen kalian nyanyi, kalian harus dzikir. Bilang ke Tuhan, “Ya Allah, aku masih mengingat-Mu bahkan ketika teman-temanku lupa untuk menyebut nama-Mu”. Kalian juga boleh nyanyi kok, kalau dzikirnya udah selesai.

3. Membaca Al-Quran vs Hang Out. Sebenarnya baca Quran bisa kapan aja sih. Tapi kalau mau cari muka sama Tuhan, coba deh pas malam minggu. Bilang ke Tuhan, “Ya Allah, temen-temenku pergi nongki, pergi pacaran dan sibuk akan urusan duniawi sedangkan aku membaca kitab-Mu di kamar yang sepi”.

4. Shalawat vs Bergunjing. Ketika temen-temen kalian sibuk gunjingin orang lain, kalian shalawat aja dalam hati. Biar ga ikut-ikutan dosanya nambah. Atau kalau mau ikutan gapapa juga, hitung-hitung dosa nambah, pahala juga. Tapi lebih baik jangan ya, nanti bilang ke Tuhan, “Ya Allah, aku tidak ikut membicarakan aib orang lain, maka sembunyikanlah aibku dan tinggikanlah derajadku”.

5. Shalat malam vs Tidur. Ketika temen-temen kalian asik tidur di sepertiga malam setelah lelah begadang, ini waktu paling mantep banget cari muka sama Tuhan. Ga Cuma sama Tuhan, tapi sama malaikat juga. Nanti bilang ke Tuhan, “Ya Allah, aku terjaga di sepertiga malam hanya untuk bersujud dan berdoa kepada-Mu”. Nanti bilang juga ke malaikat, “Wahai para malaikat yang sedang menyaksikan ibadahku dan mendengarkan doaku, tolong bantu aamiinkan ya”.

6. Paginya, ketika temen-temen kalian sibuk scrolling HP, kalian juga bisa cari muka sama Tuhan. Nanti bilang ke Tuhan, “Ya Allah, aku meluangkan waktu untuk melaksanakan shalat sunah dan bersujud kepada-Mu”.

7. Lalu doa. Katanya doa itu selalu dikabulkan. Iya, tapi ga langsung abra-kadabra jadi nyata. Yang abra-kadabra itu hanya tipuan semata. Kalau mau doanya cepat dikabulkan, baca sungguh-sungguh, perlahan-lahan, intonasi harus jelas, ga tergesa-gesa, banyak-banyak juga muji Allah, ingat..nama Allah ada 99 loh. Masa iya bisa ngomong manis ke guru buat dapet nilai bagus tapi ngambil hati Allah aja gabisa. Berarti kamu belum pro jadi penjilat. Ketika orang-orang tergesa-gesa untuk segera berdiri setelah shalat, kalian harusnya bisa tetap duduk dan mengangkat tangan sejenak untuk meminta sama Allah. Allah Maha Pengasih dan Maha Pemberi kok gais, bukan Maha Pelit kayak Pejabat, ups. Eh pejabat juga maha pemberi loh menjelang masa kampanye. 

8. Baca Basmallah dan Hamdallah. Ketika temen-temen kalian kalau mau ngerjain sesuatu apalagi kalo udah kebelet, kepepet, dikejar waktu atau udah menjelang deadline, ga sempat baca Basmallah sebelum memulai sesuatu, ini saatnya kamu buat cari muka lagi. Nanti bilang ke Tuhan, “Ya Allah, aku selalu mengingat-Mu dalam keadaan susah maupun senang, di waktu luang maupun tidak”. Abis itu jangan lupa baca Hamdallah, sebagai bentuk syukur dan terimakasih atas nikmat yang Allah berikan. Nanti bilang lagi, “Ya Allah, aku selalu berterimakasih atas segala nikmat yang telah engkau berikan”. Karena bahkan, ga dalam keadaan kepepet pun, banyak tuh orang yang ga baca Basmallah sebelum memulai sesuatu dan Hamdallah setelahnya, padahal kalimatnya singkat banget loh.

 

Sekian tips buat kalian yang mau tau banget cara buat cari muka sama Tuhan dan udah baca tulisan ini sampe akhir. Ada yang mau nambahin? Komen aja monggo dipersilahkan. Mau praktekin langsung sekarang juga? Silahkan. Tapi gausah bilang-bilang orang. Cari muka sama Tuhan juga kalau bisa ga perlu di tempat ramai, cukup kamu sama Allah aja yang tahu. Kalau ngasih tahu orang lain sih namanya Riya. Tapi ga cuma itu, nanti orang lain ikut-ikutan loh. Jadi rebutan pahala deh. Engga, kalimat barusan itu bercanda. Pahala itu unlimited, beda sama paket kuota yang katanya dikasih sama pemerintah tapi sampe sekarang ga masuk-masuk tuh.

Kalau cari muka sama guru udah pasti mau nilai bagus, cari muka sama atasan biar dapat bonus, cari muka sama manusia biar dapat pujian, cari muka sama Tuhan masih mau nanya dapat apa? Kenikmatan Dunia dan Akhirat tentunya. Info aja, siapa tahu ada yang belum tahu atau tiba-tiba amnesia kan.


Terimakasih sudah datang pada Rindu kali ini.

Salam literasi!

Jangan lupa bahagia!

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Penanti Rindu. Powered by Blogger.

Contact Us

Name

Email *

Message *

Follow by Email